Anyer Panarukan Jadi Program Situbondo dan Serang, Angkat Sejarah Jalan Raya Pos

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:25:48 WIB

SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Serang, Banten, resmi meluncurkan kolaborasi Anyer Panarukan 3R (Road, Route, Roots) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Pendopo Rakyat Situbondo pada Rabu (29/7/2026).

Kolaborasi tersebut menjadi langkah awal menghidupkan kembali jejak sejarah Jalan Raya Pos Anyer–Panarukan sebagai kekuatan baru dalam membangun pariwisata, ekonomi kreatif, sekaligus identitas budaya daerah.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, Anyer Panarukan 3R merupakan strategi jangka panjang untuk menghadirkan branding baru Kabupaten Situbondo dengan memanfaatkan warisan sejarah yang telah dikenal masyarakat Indonesia.

"Ketika orang mendengar Anyer-Panarukan, hampir semua masyarakat Indonesia langsung mengenalnya. Dari sisi marketing dan branding daerah, ini sangat strategis," ujar Mas Rio, panggilan karibnya.

Ia menjelaskan, konsep Road mengajak seluruh daerah merawat Jalan Raya Pos sebagai warisan sejarah bangsa. Route diarahkan menjadi koridor wisata yang menghubungkan berbagai destinasi di sepanjang jalur Anyer hingga Panarukan. Sementara Roots menjadi upaya menggali kembali akar sejarah, budaya, dan kearifan lokal masyarakat yang hidup di sepanjang jalur tersebut.

"Anyer dan Panarukan bukan sesuatu yang kecil. Ini sesuatu yang besar, hanya saja seperti berlian yang masih tertutup lumpur. Mari kita angkat kembali agar menjadi pengungkit kita naik kelas. Dampaknya bukan hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi masyarakat dan pelaku UMKM," katanya.

Ia optimistis program tersebut akan berkembang menjadi gerakan kolaboratif lintas daerah. Tidak hanya Situbondo dan Serang, tetapi juga kabupaten dan kota lain yang berada di sepanjang Jalan Raya Pos.

"Kerja sama ini dimensinya sangat luas, mulai ekonomi, misi dagang, kebudayaan hingga promosi daerah. Mudah-mudahan daerah-daerah lain yang dilalui Anyer-Panarukan juga bergabung," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti MoU melalui kerja sama antarorganisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Koperasi dan Perdagangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Dinas Pariwisata.

"Kami ingin kerja sama ini diwujudkan dalam program-program nyata yang berdampak bagi masyarakat, meningkatkan pendapatan daerah, dan pada akhirnya menghadirkan kesejahteraan bagi warga Kabupaten Serang maupun Kabupaten Situbondo," ucapnya.

Sebagai langkah awal implementasi Anyer Panarukan 3R, kedua pemerintah daerah berencana menggelar Festival Anyer-Panarukan dalam waktu dekat.

Festival tersebut diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan kembali jalur bersejarah Anyer-Panarukan sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Ratu Rachmatuzakiyah menambahkan, kemajuan teknologi membuat jarak antara Serang dan Situbondo tidak lagi menjadi kendala dalam menjalankan kolaborasi.

"Komunikasi sekarang sudah sangat mudah melalui pertemuan virtual. Yang paling penting adalah semangat untuk bersama-sama mengoptimalkan potensi daerah demi meningkatkan pendapatan asli daerah dan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.[]

Terkini